Kepemimpinan Kiai Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Fatkhul Ulum Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur

Authors

  • Muhadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/misbahululum.v5i2%20Desember.356

Keywords:

Kepemimpinan,, Kinerja,, Pegawai

Abstract

Kualitas dari pemimpin seringkali dianggap sebagai faktor terpenting dalam keberhasilan atau kegagalan organisasi demikian juga keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi baik yang berorientasi bisnis maupun publik, biasanya dipersepsikan sebagai keberhasilan atau kegagalan pemimpin. Begitu pentingnya peran pemimpin sehingga isu mengenai pemimpin menjadi fokus yang menarik perhatian para peneliti bidang perilaku keorganisasian. Pemimpin memegang peran kunci dalam memformulasikan dan mengimplementasikan strategi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kepemimpinan Kiai Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Fatkhul Ulum Kec. Madang Suku Ii Kab. Oku Timur. Penulis dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Fatkhul Ulum Kec. Madang Suku II Kab. Oku Timur. Subjek dari penelitian ini ada beberapa informan yang terdiri dari; Kepala PKPPS, kepala TU, pengurus pondok, wali asrama, beberapa guru dan beberapa santri. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Fatkhul Ulum Kec. Madang Suku II Kab. Oku Timur dilakukandengan komunikasi efektif antara pemimpin dan karyawan, adanya kedekatanpersonal, menciptakan rasa kekeluargaan, merangsang motivasi bekerja, pemberian reward, pelatihan dan evaluasi. Faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja karyawan yaitu pelatihan dan fasilitas, sedangkan faktor penghambat dalam meningkatkan kinerja karyawan yaitu kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang tugas dan fungsinya yang diterima, kurangnya inisiatif untuk eksplorasi mengenai tugas dan fungsinya yang diberikan, kurangnya kesadaran akan kedisiplian, dan komunikasi yang dilakukan tidak selaluberjalan efektif.

References

Badeni. Kepemimpinan Dan Perilaku Organisasi, Bandung: Alfabeta, 2014.

Fakih, Aunur Rohim dan Wijayanto, Iip. Kepemimpinan Islam, Yogyakarta: UII Press, Yogyakarta, 2001.

Min, Sudomo D. Ciri Utama Kepemimpinan Sejati. Yogyakarta: Andi. 2005. Moeheriono. Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi Cet. 1. Jakarta: Raja Grapindo. 2012.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT RemajaRosdakarya. 2009. Rahmi, Sri, Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi, Jakarta: Mitra Wacana Media, 2014.

Sedarmayanti. Manajemen Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil, Bandung: PT Refika Aditama, 2011.

Sinambela, Lijan Poltak, dkk. Reformasi Pelayanan Publik Teori, Kebijakan, Dan Implementasi, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2006.

Wibowo. Manajemen Kinerja, Edisi Ketiga. Jakarta: Rajawali Pers, 2010. Hasan, M, I. Metode Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia. 2002.

Downloads

Published

2023-12-28

How to Cite

Muhadi. (2023). Kepemimpinan Kiai Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Program Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Fatkhul Ulum Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Misbahul Ulum (Jurnal Institusi), 5(2 Desember), 136–155. https://doi.org/10.70688/misbahululum.v5i2 Desember.356