Teori Pengolahan Informasi Dalam Pembelajaran MI
DOI:
https://doi.org/10.70688/almisbah.v5i02%20Desember.71Keywords:
Teori, Pengolahan InformasiAbstract
Teori pengolahan informasi ini didasari oleh asumsi bahwa pembelajaran merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan. Perkembangan merupakan hasil komulatif dari pembelajaran. Dalam pembelajaran terjadi proses informasi, untuk diolah sehingga menghasilkan bentuk hasil belajar. Dalam pengolahan informasi terjadi adanya interaksi antara kondisi-kondisi internal dan kondisi eksternal individu.
Informasi adalah pengetahuan yang didapat dari pembelajaran, pengalaman atau instruksi. Jadi teori pengolahan informasi mengandung pengertian tentang bagaimana individu  mempersepsi, mengorganisasi, dan mengingat sejumlah besar informasi yang diterima individu dari lingkungan. Adapun proses kerja otak dan mekanisme teori pengolahan informasi terbagi dalam bebrapa tahapan-tahapan, diantaranya: a) Stimulus dari Lingkungan; b) pusat penampungan; c) short term memory (memori jangka pendek); d) transfer memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang; e) long term memory (memori jangka panjang); f) pusat perencanaan; g) alat pelaksana. Aplikasi Teori Pengolahan Informasi dalam Pembelajaran di MI terbagi menjadi tiga yaitu: Organisator pengantar (advance organizer), Kondisi-kondisi pembelajaran, dan muatan kognitif.
Additional Files
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2019 Tri Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


