Peran Guru Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak
DOI:
https://doi.org/10.70688/almisbah.v6i1%20Juni.91Keywords:
Peran Guru, Kecerdasan EmosionalAbstract
Kecerdasan emosi merupakan kesanggupan untuk memperhitungkan atau menyadari situasi tempat kita berada, untuk membaca emosi orang lain dan emosi kita sendiri, dan untuk bertindak dengan tepat.Ruang lingkup kecerdasan emosi meliputi mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan dengan orang lain. Penerapan emotional intelligence di lingkungan keluarga dilakukan melalui beberapa tahapan dan prinsip yang harus diperhatikan. Sementara pelaksanaannya di sekolah bisa dilakukan dengan salah satu dari dua cara, yaitu dengan membuat mata pelajaran baru, khusus tentang kecerdasan emosi, serta dengan mengintegrasikan materi kecerdasan emosi ke dalam mata pelajaran yang ada. Peran guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak yaitu: pertama, peningkatan kesadaran diri anak dengan membina, memberikan pelatihan, sehingga anak dapat mengendalikan emosinya dengan baik. Kedua, pengaturan diri anak dengan cara guru memberikan kreatifitas-kreatifitas pada anak melalui permainan-permainan karena pada dasarnya permainan membuat anak menjadi kreatif. Ketiga, peran guru dalam meningkatkan emosi anak dengan menciptakan suasana ruang kelas nyaman, memberikan reward pada anak yang berprestasi. Keempat, peran guru dalam meningkatkan empati, bahwa guru selalu memberikan nasehat-nasehat pada anak agar selalu berbuat baik kepada orang lain dan terakhir, peran guru dalam keterampilan sosial anak, yang dilakukan dengan kebiasaan perilaku anak sehari-hari di lingkungan sekolah.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2020 Tri Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


