Penerapan Teknik Evaluasi Non Tes Untuk Mengevaluasi Ranah Afektif Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di MI

Authors

  • Choirun Nisaa’ Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Catur Sakti Bantul Timur Bantul DIY
  • Tri Rahayu STIT Misbahul Ulum Gumawang. Jl. Irigasi, Desa Tanah Merah Kec. Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan
  • Agus Siswanto STIT Misbahul Ulum Gumawang. Jl. Irigasi, Desa Tanah Merah Kec. Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/almisbah.v9i2%20Desember.375

Keywords:

Teknik Evaluasi, Ranah Afektif, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak

Abstract

Pendidikan khususnya madrasah sebagai wadah terciptanya generasi muda yang berkualitas secara intelektual, emosional maupun spiritual harus memiliki gebrakan baru agar peserta didik tidak terpengaruh oleh hal-hal yang menyimpang. Pendidikan agama berpengaruh dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas baik secara lahiriah maupun batiniah. Dalam Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan dijelaskan bahwa pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Adanya peraturan tersebut hendaknya para guru tidak mengabaikan penilaian pada ranah afektif. Untuk itu penulis mengkaji penelitian ini lebih jauh di MI dalam penerapan teknik evaluasi non tes untuk mengevaluasi ranah afektif pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan penerapan teknik evaluasi non tesranah afektif pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MIN Pajangan, MI Ma’arif Giriloyo II dan MI Muhammadiyah Jogonalan belum berjalan maksimal jika mengacu pada Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Pelaksanaan ranah afektif yang dilakukan di MIN Pajangan, MI Ma’arif Giriloyo II dan MI Muhammadiyah Jogonalan menggunakan teknik pengamatan/ observasi, penilaiandiri, penilaian antar teman, lembar akhlak mulia, dan lembar mutaba’ah.

Adapun persamaannya yaitu menggunakan teknik pengamatan dan akhlak mulia. Sedangkan perbedaannya yaitu MIN Pajangan menggunakan teknik pengamatan/observasi, penilaian diri, lembar akhlak mulia, dan lembar mutaba’ah. MI Ma’arif Giriloyo II menggunakan teknik pengamatan/ observasi, penilaian antar teman meskipun belumter dokumentasi dan lembar akhlak mulia sedangkan MI Muhammadiyah Jogonalan hanya menggunakan teknik pengamatan/ observasi dan lembar akhlak mulia.

Downloads

Published

2024-01-30

How to Cite

Choirun Nisaa’, Tri Rahayu, & Agus Siswanto. (2024). Penerapan Teknik Evaluasi Non Tes Untuk Mengevaluasi Ranah Afektif Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di MI. Al-Misbah (Jurnal Prodi PGMI), 9(2 Desember), 145–159. https://doi.org/10.70688/almisbah.v9i2 Desember.375