Pendampingan Kompetensi Guru SMP Tahfidzul Qur’an melalui Program In-House Training (IHT) dalam Penyusunan Silabus dan Perangkat Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.70688/jepkm.v6i2.527Kata Kunci:
In-House Training, Silabus dan Perangkat Pembelajaran, Kompetensi GuruAbstrak
Rendahnya kompetensi pedagogis dan kemampuan guru SMP Tahfidzul Qur’an Paleran dalam merancang perangkat pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani, menegaskan perlunya peningkatan kapasitas profesional guru melalui pelatihan yang aplikatif dan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Program In-House Training (IHT) dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat pemahaman pedagogis, kemampuan integrasi teknologi, serta pengembangan perangkat ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan semangat pendidikan Islam berbasis nilai dan karakter. Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan keterampilan praktis dalam menyusun RPP berdiferensiasi, mengintegrasikan teknologi digital sederhana, serta mengembangkan media ajar interaktif yang mendukung pembelajaran abad ke-21. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan berorientasi produk, dilaksanakan di SMP Tahfidzul Qur’an Paleran, Jember. Kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan inti berupa workshop tematik, dan evaluasi formatif melalui observasi, pre-test, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep perangkat pembelajaran inovatif, kemampuan penggunaan media digital, serta penerapan model pembelajaran berbasis proyek dan masalah. Sebanyak 90% peserta aktif berdiskusi dan mampu menghasilkan produk RPP serta media ajar digital sesuai indikator HOTS. Pelatihan ini berhasil menumbuhkan kolaborasi dan refleksi profesional di antara guru. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan melalui komunitas belajar guru serta pengembangan model IHT berbasis nilai-nilai Islam dan teknologi pembelajaran agar kompetensi guru semakin adaptif terhadap transformasi pendidikan digital.
Referensi
Adiba, R., Nuraini, T., & Kurniawan, A. (2023). Integration of digital media in Islamic education learning design. Journal of Digital Pedagogy Studies, 5(2), 88–99.
Aji, R. H., Pramono, A., & Sari, F. (2024). Adult learning principles in teacher professional development programs. International Journal of Andragogy and Education, 3(1), 42–56.
Alim, S., Fadhil, M., & Nuraeni, D. (2021). Digital learning transformation in Islamic education. Journal of Educational Technology, 8(2), 110–121.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2019). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Azizah, S. (2023). Needs-based teacher development in tahfidz education. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 98–109.
Azmi, R. (2021). Integrating Qur’anic values in modern curriculum design. Islamic Pedagogy Review, 6(1), 55–67.
Azzahra, N. F. (2020). The future of Islamic education in the digital era. Al-Tarbawi Journal, 12(1), 45–56.
Bransford, J., Brown, A., & Cocking, R. (2000). How people learn: Brain, mind, experience, and school. National Academy Press.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darling-Hammond, L. (2017). Teaching for deeper learning. Harvard Education Press.
Fadilah, S., et al. (2022). Education and human capital development in Indonesia. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 76–85.
Fitriani, A. (2022). Teacher training effectiveness in innovative learning. Jurnal Pendidikan Guru, 10(1), 25–34.
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Balancing innovation and humanity. Japan Society Forum, 9(4), 1–8.
Hargreaves, A., & Fullan, M. (2012). Professional capital: Transforming teaching in every school. Teachers College Press.
Hasanah, N., & Syarofi, M. (2023). Integration of Islamic Values in Teaching Design at Tahfidz-Based Schools. Journal of Islamic Education Studies, 7(2), 45–58.
Hidayat, M. (2022). Technology integration in tahfidz education. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 9(3), 45–60.
Huda, M. (2021). Digital pedagogy in the Islamic context. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(1), 22–31.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Strategi pengembangan SDM unggul 2045. Jakarta: Kemendikbud.
Kurniawan, A. (2022). Guru sebagai agen perubahan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 8(2), 143–156
Kusnandar. (2020). Langkah praktis penyusunan perangkat pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Kusumawati, D. (2022). Challenges in implementing Merdeka Curriculum. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(3), 77–85.
Lestari, P. (2021). Barriers to innovative learning implementation. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(2), 95–104.
Marwiyah, S. (2019). Evaluating teacher training programs through behavioral changes. Educational Development Journal, 4(3), 77–84.
Melisa, D. (2024). Collaborative training model to enhance teacher motivation toward innovation. Journal of Educational Practice and Reflection, 8(1), 15–29.
Mulyani, E. (2022). Teacher mentoring in Qur’anic education institutions. Jurnal Abdimas Pendidikan, 6(1), 44–53.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Mustofa, A. (2021). Educational transformation in the industrial revolution 4.0. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 10–22.
Nasution, M. (2020). Peran guru tahfidz dalam pembinaan karakter santri. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 7(2), 65–73.
Nugraha, R., & Sari, W. (2021). Teacher capacity building through continuous mentoring. Jurnal Pendidikan Profesi, 4(1), 88–99.
Pratiwi, T. (2023). Adapting to digital learning in society 5.0. Jurnal Pendidikan Digital, 2(1), 33–44.
Rahayu, S., & Prasetyo, A. (2020). Digital media use in learning management. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 8(4), 99–108.
Rahmadani, Y. (2021). Workshop-based teacher training model. Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 5(2), 71–80.
Rahman, F. (2020). Teacher professional development through mentoring programs. Jurnal Pendidikan Guru, 8(1), 21–30.
Rahmawati, D., & Dewi, L. (2022). Understanding innovative learning models among teachers. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(3), 102–112.
Romadhon, A., & Irfan, M. (2025). Teachers’ understanding of Merdeka Curriculum framework and its impact on lesson design quality. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 12(1), 33–44.
Rusman. (2019). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Press.
Saputri, D., Anwar, M., & Lestari, A. (2022). Innovative learning models in the 21st century classroom. International Journal of Education and Learning, 4(1), 22–35.
Saputri, R., Utami, D., & Rahardjo, W. (2022). Impact of PjBL on student engagement. Jurnal Pendidikan Inovatif, 11(2), 88–97.
Sari, E., & Wibisono, H. (2020). Effectiveness of in-house training for teacher development. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 55–63.
Schwab, K. (2017). The fourth industrial revolution. Crown Business.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharsimi, A. (2020). Evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.
Suryadi, A., & Wibowo, A. (2020). Human capital and education in Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional, 10(1), 1–12.
Suyanto, E. (2019). Designing HOTS-based assessment instruments. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(2), 50–61.
Tilaar, H. A. R. (2019). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani. Rosda.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
Wardani, P., Hidayat, N., & Putri, S. (2024). Professional learning community as a follow-up model in teacher training. Journal of Teacher Development and Practice, 9(2), 101–114.
Widiyanti, R., & Mizan, R. (2020). Project-based learning to enhance meaningful learning. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 5(3), 67–79.
Widiyanti, S., & Mizan, A. (2020). HOTS-based learning design to improve students’ higher order thinking skills. Journal of Educational Research and Innovation, 10(3), 112–124.
Widyastuti, E. (2023). Implementation of Merdeka Curriculum in secondary schools. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 4(1), 56–68.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Syarofi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan karya ini.