Pendidikan Kreativitas Pembuatan Batik Jumputan Sebagai Sarana Menumbuhkan Kreativitas Siswa MIN 4 OKU Timur
DOI:
https://doi.org/10.70688/jepkm.v5i02.450Kata Kunci:
Batik Jumputan, Kreativitas siswaAbstrak
Batik jumputan adalah jenis batik yang dibuat dengan cara mengikat dan mencelupkan kain pada warna yang diinginkan. Kain yang akan dibatik terlebih dahulu diikat atau dijait dan dikerut menggunakan tali. Ada dua metode dalam pembuatan batik jumputan, yaitu teknik ikat dan teknik jahitan. Benang yang digunakan sebaiknya berupa benang yang kuat dan tebal, seperti benang plastik/sintesis, benang jeans, atau benang sepatu. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di MIN 4 Oku Timur bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa serta memperkuat karakter mereka sebagai pelajar Pancasila. Proses pelaksanaan program ini terdiri dari dua tahap, yakni tahap persiapan dan tahap pelaksanaan.
Referensi
Asmarani, Ratih, dkk, 2021. Batik Jumputan (Inovasi dan Cara Pembuatan). Kali Tengah: CV Pustaka Djati.
Hamidin, A.2010. Batik Warisan Budaya Asli Indonesia. Yogyakarta: NARASI.
Handoyo, Joko Dwi. 2008. Batik dan Jumputan. Yogyakarta : PT. Macanan Jaya Cemerlang
Ningsih, Rini 2013. Mengenal Batik Jumputan. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa
Sari, R. P. (2013). Keterampilan Membatik Untuk Anak. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Yusro, A. C. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis SETS Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK), 1(2), 61-66.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 IAI-IPMU Gumawang OKU Timur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan karya ini.