Peningkatan Literasi Digital Peningkatan Literasi Digital untuk Masyarakat Desa dalam Upaya Membangun Keterampilan di Era Informasi
DOI:
https://doi.org/10.70688/jepkm.v5i02.449Kata Kunci:
Literasi Digital, Keterampilan Digital, Era Informasi, Pemberdayaan TeknologiAbstrak
Di era digital yang terus berkembang, literasi digital menjadi keterampilan esensial, terutama bagi masyarakat desa yang aksesnya terhadap teknologi masih terbatas. Penelitian ini berfokus pada peningkatan literasi digital masyarakat Desa Pengandonan melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Program ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yang meliputi pengenalan perangkat digital, cara mencari informasi yang relevan, penggunaan media sosial untuk promosi produk lokal, dan praktik penggunaan aplikasi digital untuk kegiatan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan tatap muka yang berlangsung selama dua hari. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan pada peserta. Rata-rata skor meningkat dari 45 pada pre-test menjadi 80 pada post-test, menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat desa. Program ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat Desa Pengandonan untuk lebih adaptif terhadap teknologi, meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung perkembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan digitalisasi.
Referensi
APJII. (2022). Laporan Survei Pengguna Internet Indonesia 2022. Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Dinas Pendidikan Nasional. (2020). Panduan Literasi Digital untuk Masyarakat Desa. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Fajar, R. (2020). "Transformasi Digital dan Implikasinya Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat." Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(3), 156-164.
M. Rahardjo, "Media Sosial sebagai Sarana Pemasaran di Era Digital," Jurnal Ekonomi Kreatif 8, no. 3 (2022): 75-82.
Mardiana, S. (2022). Peningkatan Literasi Digital di Kalangan Masyarakat Desa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 5(1), 45-50.
P. H. Prabowo, “Manfaat TIK dalam Kehidupan Sehari-hari,” Jurnal Teknologi dan Masyarakat 5, no. 2 (2021): 112-120.
Purnama dan S. Wijaya, “Peran Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa,” Jurnal Penelitian Masyarakat dan Pembangunan 12, no. 1 (2020): 45-58.
Purnama, I. & Wijaya, S. (2020). Peran Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Penelitian Masyarakat dan Pembangunan, 12(1), 45-58.
Rahman, A. (2022). "Meningkatkan Keterampilan Digital Masyarakat Pedesaan Melalui Pelatihan." Jurnal Pembangunan Ekonomi, 14(2), 65-73.
Rini, D. (2020). Literasi Digital dan Perannya dalam Pendidikan Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hal. 15-22.
Sari, A. (2021). "Dampak Literasi Digital Terhadap Pembangunan Desa." Jurnal Komunikasi Pembangunan, 3(2), 112-120.
Setiawan, B. (2022). "Keterampilan Digital sebagai Kunci Pemberdayaan Masyarakat Desa." Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 10(1), 44-50.
Setiawan, B. (2023). Transformasi Digital di Desa: Peluang dan Tantangan. Jurnal Sosial dan Ekonomi, 6(2), 100-110.
Surya, D. (2023). "Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat." Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 27-38.
Susanto, A. (2021). Media Sosial: Tantangan dan Peluang dalam Literasi Digital. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
UNESCO. (2021). Digital Literacy: The Foundation of Lifelong Learning. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 IAI-IPMU Gumawang OKU Timur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan karya ini.