Manajemen Kepemimpinan Di SMA Bina Kasih Provinsi Jambi

Authors

  • Edi Susanto STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v2i2%20Desember.131

Keywords:

Manajemen dan Kepemimpinan

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam manajemen berbasis sekolah. Dalam pembahasan ini penulis melakukan penelitian kecil (Mini Research) tentang manajemen kepemimpinan pada sekolah di SMA Bina Kasih Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil mini research pembahasan mengenai deskripsi manajemen kepemimpinan kepala sekolah di SMA Bina Kasih dan Tipe kepemimpimpinan, maka dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah SMA Bina Kasih dalam menjalankan fungsi manajemen sudah baik. Misalnya Pelaksanaan perencanaan (planning) diawali dengan penyelenggaraan rapat evaluasi bersama kepala sekolah dan tim penyusun untuk menyusun program kerja sekolah dalam satu tahun ajaran. Proses penyusunan program kerja SMA Bina Kasih kemudian dilanjutkan dengan pengajuan program-program oleh Wakil kepala sekolah. Dimana dalam perencanan tersebut kepala sekolah melibatkan wakil kepala sekolah, guru, dan pegawai. Fungsi kepala sekolah dalam pengorganisasian (organizing) ini kepala sekolah, guru, dan pegawai dalam pembagian tugas, tanggungjawab, dan wewenang. Fungsi kepala sekolah dalam penggerakan (actuating), dalam fungsi ini kepala sekolah proses penggerakkan atau pelaksanaan guru dan pegawai yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMA Bina Kasih meliputi: pemberian pengarahan, pemberian motivasi, dan pembinaan. Fungsi koordinasi (coordinating), Fungsi kepala sekoah dalam pengawasan (controlingi), Proses pelaksanaan pengawasan terhadap guru dan pegawai yang dilakukan kepala sekolah SMA Bina Kasih dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Selanjutnya tipe kepemimpinan kepala sekolah SMA Bina Kasih yaitu tipe demokratis. Dimana kepala sekolah Bina Kasih selalu melibatkan wakil kepala sekolah, guru, dan pegawai dalam setiapfungsi-fungsinya dalam manajemen.

References

Andang. (2014). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Bandung: Alfa Beta.

Depdiknas. (2007) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 Tahun 2007, tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah.

Depdiknas. (2008). Peraturan Pemerintah RI Nomor, 78 Tahun 2008, tentang Kompetensi Guru.

Djokosantoso Moeljono. (2003). Beyond Leadership 12 Konsep Kepemimpinan.

Gibson, James. (2009). Organizations: behavior, structure, processes. 13th ed. New York: The McGraw Hill Companies.

Hadari Nawawi dan Martini Hadari. (1995). Kepemimpinan yang Efektif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hani Handoko. T. (2003). Manajemen. Yogyakarata: FE UGM

Hitmat. (2011). Manajemen Pendidikan. CV. Pustaka Setia Bandung

Husaini Usman. (2008). Manajemen: teori, praktik dan riset pendidikan. Jakarta: Bumi aksara.

Ibnu Syamsi. (1994). Pokok-pokok Organisasi dan Manajemen. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Jakarta: Gramedia

Kartini Kartono. (2011). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Lexy. J. M. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya.

Miftah Thoha. (2011). Perilaku organisasi, konsep dasar dan aplikasinya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Mikael Sene (2012). “Pengaruh Kepemiminan Transformasional Kepala Sekolah dan Iklim Sekolah Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sumba Barat Daya NTT”. Tesis.

Muchlas samanai, dkk. (2009). Manajemen Sekolah. Yogyakarta: Penerbit: DEWAN PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA

Mulyasa, E. (2004). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja

-----------------. (2011). Manajemen kepala sekolah profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ngalim Purwanto. (2003) . Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pendidikan. Jatinangor: Alqaprint. PT Bumi aksara

Rahman, dkk. (2006). Peran Strategis Kapala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu

Raihani. (2010). Kepemimpinan sekolah transformatif. Yogyakarta: LKiS Printing Cemerlang

Robbins, Stephen. (2002). Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Prenhallindo.

Robert J. Starrat. (2007). Menghadirkan pemimpin visioner, kiat menegaskanperan sekolah. (Terjemahan Y. Triyono & Henricus Sasminto). Yogyakarta:Kanisius. (Buku asli diterbitkan tahun 1995).

Rosdakarya

Sagala, Syaiful. (2009). Kemampuan profesional guru dan tenaga kependidikan.

Slamet PH. (2000). “Karakteristik Kepala Sekolah Tanggung”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No. 025 Tahun VI.

Soewardji Lazaruth. (1960). Kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Rineka cipta

Sondang P. Siagian. (1989). Organisasi, Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi. Jakarta: CV Haji Masagung

Sudjana. (2000). Manajemen program pendidikan untuk pendidikan luar sekolahdan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: Falah Production

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan: pendekatan kuantitatif,kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta

Tatty Rosmiaty & Achmad Kurniadi. (2009). Kepemimpinan pendidikan, dalam

Ridwan. (Ed). Manajemen pendidikan. Bandung: Alfa Beta.

Additional Files

Published

2020-12-28

How to Cite

Edi Susanto. (2020). Manajemen Kepemimpinan Di SMA Bina Kasih Provinsi Jambi. Jurnal Idaaratul ’Ulum (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam), 2(2 Desember), 162–178. https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.131