Konsep Pembinaan Pendidikan Karakter

Authors

  • Ahmadi STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur

DOI:

https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v12i02%20Desember.80

Keywords:

Pembinaan, Pendidikan, Karakter

Abstract

Ada beberapa persoalan yang menarik yang harus dikaji ulang oleh pengambil kebijakan dalam hal ini adalah pemerintah, dan orang tua sebagai pendidik sentral utama dalam membentuk watak anak secara lebih baik. Sebagian masyarakat menganggap persoalan yang dialami oleh remaja saat ini disebabkan oleh arus globalisasi. Dampak globalisasi membawa masyarakat melupakan pentingnya pendidikan karakter bangsa. Padahal, pendidikan karakter adalah pondasi bangsa yang sangat penting dan harus ditanamkan sejak dini kepada generasi bangsa. Krisis Moral, akhlak (karakter), yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pendidikan. Krisis karakter yang dialami bangsa ini disebabkan oleh kerusakan individu-individu masyarakat yang terjadi secara kolektif sehingga menjadi budaya. Budaya inilah yang kemudian menginternal dalam sanubari masyarakat Indonesia dan menjadi karakter bangsa.

Karakter bangsa Indonesia ditentukan oleh ciri manusia Indonesia itu sendiri. Orang tua dan pihak sekolah hanya mengharapkan keberhasilan akademik anak yang diukur pada pencapaian hasil lulusan dan rangking, bukan pada proses belajar anak. Hal ini berorientasi pada pemaksaan orang tua terhadap anak untuk belajar keras agar tercapai target yang diharapkan. Salah satu untuk alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter memadukan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan informal dalam lingkungan keluarga dengan pendidikan formal di sekolah. Sekolah dan keluarga harus lebih selektif dalam menjalankan proses pendidikan jangan menimbulkan kebosanan pada peserta didik, guru, orang tua harus lebih sering mengajak anak untuk belajar dengan melihat alam. Proses pembelajaran jangan dipaksakan, harus menyenangkan, tidak hanya bersandar pada teori semata, mengajar tidak dengan doktrin dan arogan.

References

Abdul Mujid dan Dian Andayani, Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

Abidin, Zainal, Analisis Eksistensial, Jakarta: Persada, 2007.

Agustian, Ary Ginanjar, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual; ESQ, Emotional Spiritual Quotient,Jakarta : Arga, 2008.

Ahmadi, A. (2019). Konsep Pendidikan Karakter Dalam Hadits. Al-Misbah (Jurnal Prodi PGMI), 5(2), 1–14. https://doi.org/10.70688/almisbah.v5i02 Desember.67

Albertus, Doni Koesoema. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: PT. Grasindo, 2007.

Ali, Momammad dkk, Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik.Jakarta : Bumi Aksara, 2008.

Ali, Muhammad, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Moderen, Jakarta, Pustaka Amani, 2012.

Al-mighwar, Muhammad, Psikologi Remaja:petunjuk Bagi Guru dan Orangtua. Bandung: Pustaka Setia, 2006. Munir Abdullah, Pendidikan Karakter: Membangun Karakter Anak Sejak dari Rumah,Yogyakarta: Pedagogia 2012.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 1993.

Asmani, Jamal Ma’mur, Buku Paduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Jogjakarta: Diva Press, 2012. Kemendiknas, Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter Bangsa, Jakarta: Puskur Litbang Kemendiknas, 2009.

Asmaran, Pengantar Studi Akhlak, Jakarta: PT Grafindo, 1994.

Aziz, Hamka Abdul, Membangun Karakter Bangsa, Surakarta: Pustaka Al Mawardi 2011.

Gulo, Dali, Kamus Psikologi, Bandung: Tonis, 1982.

Gunawan, Heri, Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi Alfabeta: Bandung, 2011.

Kemendiknas, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Jakarta: Puskut, 2010

Kemendiknas. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2010.

Kesuma, Dharma, dkk.Pendidikan Karakter, Kajian Teori dan Praktik di Sekolah, Bandung: Remaja Rosada Karya, 2011. Doni Koesoema. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: Grasindo, 2007.

Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, Jakarta: Bumi Aksara, 2011. Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Muslich, Masnur, Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Muslich, Masnur, Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional, Jakarta: Bumi Aksara, 2011

Mustakim, Bagus, Pendidikan Karakter,Yokyakarta :Samudra Biru, 2011.

Sagala, Syamsul, Kemampuan profesional guru dan tenaga kependidikan.

Bandung: Alfabeta, 2009.

Soekanto, Soerjono, Sosiologi Keluarga. Tentang Ikhwal Keluarga, Remaja dan Anak. Jakarata: Rineka Cipta, 1992.

Supriyoko, Pendidikan Karakter Membangun Peradaban, Jakarta: Samudera Biru, 2011.

Tim Pustaka Merah Putih, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Guru dan Dosen, Yokyakarta: Penerbit Pustaka Merah Putih, 2007.

Uno, Hamzah B., Profesi Kependidikan Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia, Bandung: Bumi Aksara, 2007.

Wibowo, Agus, Pendidikan Karakter, Yokyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Yasin, Fatah, Dimensi-Dimensi Pendidikan Islam, Malang: UIN-Malang Press, 2008.

Zubaedi, Desain Pendidikan Karakter, Jakarta: Prenada Media Group, 2011.

Downloads

Published

2019-12-24

How to Cite

Ahmadi, A. (2019). Konsep Pembinaan Pendidikan Karakter. Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan), 12(02), 89–114. https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v12i02 Desember.80