DIKOTOMI, DISKRIMINATIF, DAN INTEGRASI: SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DARI MASA KOLONIAL HINGGA ERA REFORMASI

Authors

  • Moh Yusuf Saepulloh Jamal Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya (IAILM) Tasikmalaya
  • Salma Lutfiya Rahma Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya (IAILM) Tasikmalaya
  • Zazkia Alifiah H Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya (IAILM) Tasikmalaya
  • Reki Firmansyah Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya (IAILM) Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v19i1.625

Keywords:

Sejarah Pendidikan, Kolonialisme, Orde Lama, Reformasi, Pendidikan Islam

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran historis yang sangat kuat dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dinamika perkembangan pendidikan Islam di Indonesia yang melintasi empat periode utama: masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, era kemerdekaan (Orde Lama), dan era reformasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa pada masa Belanda, pendidikan Islam mengalami marjinalisasi dan diskriminasi melalui berbagai regulasi seperti Ordonansi Guru dan Ordonansi Sekolah Liar yang membatasi ruang gerak guru agama serta madrasah. Pada masa pendudukan Jepang, umat Islam mendapat sedikit kelonggaran politis guna mendukung kepentingan perang Asia Timur Raya, meskipun sistem pembelajarannya sarat akan mobilisasi militer. Setelah kemerdekaan, khususnya Orde Lama, lembaga pendidikan Islam mulai diintegrasikan ke dalam Sistem Pendidikan Nasional dengan berdirinya Departemen Agama dan penegerian madrasah. Memasuki era reformasi, madrasah dan pesantren bertransformasi menjadi institusi modern yang mampu menyeimbangkan ilmu agama dan pengetahuan umum guna menjawab tantangan globalisasi.

References

Ally, M. d. (1998). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

Abdul Fatah Jalal. (1988). Azaz-azaz Pendidikan Islam. Bandung: CV. Diponegoro.

Deliar, N. (1983). Administrasi Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali.

Djamas. (2005). Posisi Madrasah di Tengah Perubahan Sistem Pendidikan Islam. Jurnal Edukasi, 3.

Endang, S. (1984). UUD RI'45 dalam hubungannya dengan Pendidikan Moral Pancasila. Bandung: Ghalia Indonesia.

Fathoni, M. (2005). Pendidikan Islam dan Pendidikan Nasional: Paradigma Baru. Jakarta: Departemen Agama RI: Direktorat Kelembagaan Agama Islam.

Hasbullah. (2015). Kebijakan Pendidikan: Dalam Perspektif Teori, Aplikasi dan Kondisi Objektif Pendidikan di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Helmawati. (2013). Pendidikan Nasional dan Optmalisasi Majelis Ta'lim: Peran Aktif Majelis Ta'lim Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Ismail. (2010). Politik Pendidikan Madrasah di Indonesia Pasca Kemerdekaan. Jurnal Ta'dib, 2.

Madrasah, M. (1999). Sejarah dan Perkembangannya. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Musyrifah, S. (2005). Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Putra, D. & Aslan. (2004). Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional Di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Ridwan, S. (1984). Pemuda Islam dalam Dinamika Politik Bangsa. Jakarta: Rajawali.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Moh Yusuf Saepulloh Jamal, Salma Lutfiya Rahma, Zazkia Alifiah H, & Reki Firmansyah. (2026). DIKOTOMI, DISKRIMINATIF, DAN INTEGRASI: SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DARI MASA KOLONIAL HINGGA ERA REFORMASI. Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan), 19(1), 92–105. https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v19i1.625