PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENCEGAH BULLYING DI MA MIFTAHUL ULUM TRIMO REJO
DOI:
https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v18i2.560Keywords:
Peran Guru, Akidah Akhlak, Mencegah BullyingAbstract
Perilaku bullying dapat terjadi dimana dan kapan saja terlebih di lingkungan sekolah. Tindakan tersebut dilakukan secara berulang, sehingga terdapat perbedaan antara pelaku dan korban bullying. Hal ini dikuatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Sehingga penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana peran guru dalam mencegah, mengatasi serta meminimalisir bullying. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mendeskripsikan peran guru akidah akhlak dalam pencegahan kasus bullying di MA Miftahul Ulum Trimo Rejo. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pencegahan perilaku bullying di MA Miftahul Ulum Trimo Rejo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif studi kasus. Dimana peneliti langsung datang ke lapangan untuk mengetahui fenomena yang terjadi sesuai dengan rumusan masalah yang disusun. Pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang telah digunakan menurut Miles dan Huberman diantaranya: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (data conclusion of verification). Berdasarkan pada analisis yang dilakukan oleh peneliti, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1)) Peran guru akidah akhlak yaitu guru berperan sebagai motivator guru sebagai penasehat apabila peserta didik melakukan hal yang kurang baik dengan pendekatan persuasif serta guru berperan sebagai mediator secara individual maupun klasikal guna mencegah, mengatasi dan meminimalisir bullying. peran guru sebagai fasilitator, peran guru sebagai sahabat yang memberi nasihat, dan pembimbing dalam pengembangan sikap dan tingkah laku. 2) Faktor pendukung dan penghambat, Hambatan yang dialami guru dalam mengatasi bullying yaitu belum menemukan cara kreatif yang edukatif guna memberikan pemahaman pada peserta didik dan peran orang tua berkurang untuk mencegah dan mengatasi perilaku bullying. Sehingga solusi yang dilakukan adalah dibutuhkannya media pembelajaran tentang bullying secara kreatif, inovatif dan edukatif dan guru menjalin komunikasi dengan orang tua masing-masing peserta didik secara berkala. Faktor pendukung yang dialami guru dalam mengatasi bullying adalah adanya kerja sama antar warga sekolah dan aparat yang berwewenang serta adanya aturan dan program sekolah yang melarang keras Tindakan bullying.
References
Ahmad Husni Hamim,dkk. 2022. Pengertian, Landasan, Tujuan dan Kedudukan PAI Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Vol. 4 No.2
Faulina Sundari, Peran Guru Sebagai Pembelajar Dalam Memotivasi Peserta Didik Skripsi, UIN Raden Fatah Palembang, 2019.
Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 21. No. 1. (2021),h. 33-54
Kichi, A. Y., “Faktor-faktor Penyebab Siswa Menjadi Korban Bullying dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Skripsi”, (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Padang, 2022),h. 67
Lexy J Moelong, Meodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Rosda, 2010
Mokh Firmansyah danIman. 2019. Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar Dan Fungsi, Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 17, No. 2, h.82.
Sukardi, Metodologi penelitian pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2011
Regina Putri Pratiwi, “Hubungan Perilaku Bullying Dengan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Kelas III SDN Minomartani 6 Sleman”, Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar : Edisi 2 Tahun ke-5, (2016),h. 143
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, "Tentang Sistem Pendidikan Nasional" Jakarta: PT Armas Duta Jaya, 2003.
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Yusuf dan Adi, “Pendidikan anti Bullying”, (Jurnal Pelita Ilmu. Vol. , 2018)
Yusuf Syamsu , “ Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja , Bandung, 2007.


