BELAJAR TUNTAS MENURUT PEMIKIRAN AL-GHAZALI

Authors

  • Dwi Faruqi STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v15i1%20Juni.218

Keywords:

Belajar Tuntas, Al-Ghazali

Abstract

Tuntutan kualitas intelektual, emosional, spiritual, dan keterampilan dalam kehidupan seseorang deawasa ini, tidak luput dari kebutuhannya terhadap belajar dan pembelajaran yang tuntas dan utuh. Secara pedagogis, pencapaian tuntutan kualitas tersebut dipercayakan oleh praktisi pendidikan dewasa ini kepada konsep belajar yang dikenal dengan istilah "belajar tuntas". Konsep belajar tuntas dijadikan strategi belajar untuk mengantarkan peserta didik dapat menguasai tujuan pendidikan dengan baik. Hanya saja, konsep belajar tuntas yang sudah diimplementasikan saat ini, karena berlandaskan psikologi behaviorostik, jadi hanya dapat mencapai dua aspek tujuan pembelajaran, yaitu kognitif dan psikomotor, tidak dapat mencapai aspek afektif. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencarian kembali konsep belajar tuntas yang tidak hanya dapat mencapai aspek kognitif dan psikomotor, tetapi juga aspek afektif. alGhazâlî memiliki konsep belajar yang bersifat religius-sufistik dan realistispragmatik yang dapat membantu peserta didik dapat menguasai dengan baik tujuan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, hati menjadi faktor utama dan pertama untuk memperoleh ilmu, mengamalkan ilmu dan membentuk kondisi batin yang baik dan dekat kepada Allah. Tetapi, konsep tersebut belum tersusun secara sistematis, masih berserakan di beberapa kitabnya, yaitu kitab Ihyâ’ ‘Ulûm al-Dîn, Fâtihat al-‘Ulûm dan Ayyuhâ al-Walad. Oleh karena itu, dipermasalahkan, bagaimana pemikiran al-Ghazali tentang belajar tuntas?

References

Al-Ghazâlî, Abû Hâmid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad al-Munqizh min al-Dlalâl, dalam Majmû'at Rasâ'il al-Imâm al-Ghazâlî, Beirût, Dâr al-Fikr, 1996

Al-Ghazâli, Abû Hâmid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Ayyuhâ alWalad, dalam Majmû'at Rasâ'il al-Imâm al-Ghazâlî, Beirût, Dâr al-Fikr, 1996

Block, James H. A Description and Comparison of Bloom's Learning for Mastery Strategy and Keller's Personalized System of Instructon, dalam James H. Block, Ed., Schools, Society, and Mastery Learning, New York: Holt, Rinehart and Winston, Inc., 1974

James H. Block, Introduction to Mastery Learning: Theory and Practice, dalam James H. Block (Ed.) Mastery Learning Theory and Practice, New York: Holt, Rinehart and Winston, Inc., 1971

Musgrave, P.W. Contemporary Studies in The Curriculum, h. 60. Noehi nasution, dkk., Materi Pokok Psikologi Pendidikan, (Jakarta: Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam & Universitas Terbuka, 1991

Nasution, S. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, 2000

Poplin, Stephen C. Larsen & Mary S. Methods for Educating The Handicapped An Individualized Education Program Approach, Boston: Allyn and Bacon Inc., 1980

Sulaiman, Fathiyyah Hasan Madzâhib fî al-Tarbawiyah Bahtsu fî al-Madzâhib alTabawiyy 'inda al-Ghazâlî, terj. Herry Noer Ali, Alam Pikiran Al-Ghazali mengenai Pendidikan dan Ilmu, Bandung: Dipenogoro, 1986

Wahib, Mustaqim dan Abdul Psikologi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 1991

Downloads

Published

2022-06-24

How to Cite

Dwi Faruqi. (2022). BELAJAR TUNTAS MENURUT PEMIKIRAN AL-GHAZALI. Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan), 15(1), 1–22. https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v15i1 Juni.218