Women's Empowerment in Utilizing Home Yards as Living Gardens to Improve Family Economy through the Guidance of the Women's Farming Group (KWT) in East OKU
DOI:
https://doi.org/10.70688/jepkm.v6i1.507Kata Kunci:
Women Empowerment, Yard Land and Living StallsAbstrak
Empowering women in utilizing yard land is one way to fulfill their needs without having to buy. Yard land can be a place for women farmers' business activities that play a major role in fulfilling family needs. The purpose of this community service activity is to increase awareness of women farmers through the utilization and ability of women farmers to actively participate and empowerment efforts in utilizing yard land. The method used is a method that includes several stages, namely preparation, training, counseling, mentoring, and evaluation. The target of this activity is women farmers. Efforts to utilize yard land for vegetable cultivation have a very good impact on women farmers, able to contribute to increasing the availability of healthy and nutritious vegetables for households.
Referensi
Adi, Isbandi Rukminto. (2013) Intervensi komunitas & Pengembangan Masyarakat sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Agustina, Shinta. (2011) Ilmu Usaha Tani. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Anwas, Oos M. (2013) Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Bandung: Alfabeta.
Edi, Suharto. (2005) Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: PT. Refika Aditama.
Gunawan, Imam. (2022) Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hadiutomo, Kusno. (2012) Mekanisme Pertanian. Bogor: IPB Press.
Hermansyah, Tantan dan Muhtadi. (2013) Manajemen Pengembangan Masyarakat Islam. Cetakan Ke-1. Jakarta: UIN Jakarta Press.
Hubeis, Aida Vitalaya S. (2011) Pemberdayaan Perempuan Dari Masa Ke Masa. Bogor: PT Penerbit IPB Press.
Ife, Jim, & Frank Tesoriero. (2008) Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat Di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ismail Suardi Wekke, D. (2019) Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: CV. Adi Karya Mandiri.
Moleong, Lexi. (2010) Metode peneltian. Jakarta: Rineka Cipta.
Elizabeth, Roosganda. (2008) Peran ganda wanita tani dalam mencapai ketahanan pangan rumah tangga di pedesaan. Jurnal Iptek dan Tanaman Pangan 3.
Geovani, Yesi, Wiwin Herwina, dan Nastiti Novitasari. (2021) Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani dalam Peningkatan Kemampuan Sosial Ekonomi. JoCE (Journal of Community Education).
Novita Sari Puarda. (2022) Evektivitas Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Berseri Di RW 04 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Skripsi: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nurmayasari, Destia, dan Ilyas. (2014) Peran Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Laras Asri Pada Peningkatan Kesejahteraan Keluarga. Journal of Non Formal Education and Community Empowerment http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc.
Nuryanti Sri, Dewa K. (2016) Peran Kelompok Tani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitian Argo Ekonomi 29 (2), 115-128, 2016.
Purnamasari, Lucya. (2014) Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Bagi Aktualisasi Perempuan di Desa Kemanukan Bagelen Purworejo Jawa Tengah. Skripsi: Universitas Negeri Yogyakarta.
Syarif, Asriyanti. (2018) Pemberdayaan perempuan menghadapi modernisasi pertanian melalui kelompok wanita tani (KWT) pada usahatani sayuran di Kecamatan Bissapu Kabupaten Bantaeng. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian 43(1): 77–84.
Yaningwati, Fransisca, dan Siti Hadidjah. (2007) Pemberdayaan SDM Perempuan Pada Sektor Agribisnis. Jurnal Administrasi Bisnis 1, Universitas Brawijaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk mempublikasikan karya ini.