Pengaruh Model Problem-Based Learning yang Diintegrasikan dengan Nilai-Nilai Islam terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MAN 1 OKU Timur
DOI:
https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v7i1.500Keywords:
Problem-Based Learning,, Nilai-Nilai Islam,, Berpikir KritisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di MAN 1 OKU Timur. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment), penelitian ini melibatkan dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui tes pre-test dan post-test kemampuan berpikir kritis, serta observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada skor post-test (rata-rata 78,90) dibandingkan skor pre-test (62,45), sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan terbatas (dari 63,12 menjadi 67,35). Uji t independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t(58) = 5,87, p < 0,001), dan ukuran efek (Cohen’s d = 1,51) menunjukkan efektivitas besar dari model PBL terintegrasi nilai Islam. Setiap indikator berpikir kritis seperti analisis, evaluasi, inferensi, dan penjelasan menunjukkan peningkatan rata-rata lebih dari 15 poin pada kelompok eksperimen. Selain itu, observasi menunjukkan partisipasi aktif siswa kelompok eksperimen sebesar 85%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (60%). Analisis korelasi juga menunjukkan hubungan positif yang kuat antara partisipasi aktif dan peningkatan berpikir kritis (r = 0,68, p < 0,01). Sebanyak 90% siswa memberikan tanggapan positif terhadap integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam model PBL secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
References
Alimin, M., Kamilah, H., & Widad, S. (2024). Relevansi tujuan pembelajaran pendidikan agama Islam untuk membangun karakter religius siswa di sekolah (systematic literature review). Jurnal Ummy, 1(2). [https://doi.org/10.35316/jummy.v1i2.3933](https://doi.org/10.35316/jummy.v1i2.3933)
Dahirin, R. (2024). Integrasi nilai-nilai keislaman pada peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dirasah, 7(2). [https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i2.1325](https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i2.1325)
Dumitru, D. (2021). Critical thinking, moral courage, and sustainable development goals. In Universities as a driving force for societal change (pp. 171–179). Springer, Cham. [https://doi.org/10.1007/978-3-030-63399-8_12](https://doi.org/10.1007/978-3-030-63399-8_12)
Estiva, E. (2023). Pengembangan modul problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam materi menggali ide pendiri bangsa tentang dasar negara di kelas X SMA Negeri 1 Malinau. Learning, 3(3), 212–221. [https://doi.org/10.51878/learning.v3i3.2461](https://doi.org/10.51878/learning.v3i3.2461)
Fauzana, I. (2021). Increase student learning activeness and creativity with active learning. Literasi Nusantara, 1(3), 31–43.
[http://journal.citradharma.org/index.php/literasinusantara/article/view/45](http://journal.citradharma.org/index.php/literasinusantara/article/view/45)
Hafizah, M., Solin, S., Purba, C., Sihotang, M. M., Rahmad, R., & Wirda, M. A. (2024). Meta-analysis: The impact of problem-based learning (PBL) models on students’ critical thinking skills. Journal of Digital Learning and Education, 4(3), 1–13. [https://doi.org/10.52562/jdle.v4i3.1393](https://doi.org/10.52562/jdle.v4i3.1393)
Hmelo-Silver, C. E., & DeSimone, C. (2013). Problem-based learning: An instructional model of collaborative learning. In The Routledge handbook of collaborative learning (pp. 382–398). [https://doi.org/10.4324/9780203837290-30](https://doi.org/10.4324/9780203837290-30)
Khairiyah, U., & Faizah, S. (2019). The effectiveness of using the Islamic integration module on the critical thinking ability of Madrasah Ibtidaiyah students. Jurnal Pajar Sekolah Dasar, 7(2), 180–191. [https://doi.org/10.33394/j-ps.v7i2.1780](https://doi.org/10.33394/j-ps.v7i2.1780)
Koepsell, T. D. (2014). Quasi-experimental design†. In Wiley StatsRef: Statistics Reference Online. [https://doi.org/10.1002/9781118445112.stat05340](https://doi.org/10.1002/9781118445112.stat05340)
Mukayat, M., & Junaedi, M. (2025). Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Journal on Education, 7(2), 10217–10232. [https://doi.org/10.31004/joe.v7i2.7392](https://doi.org/10.31004/joe.v7i2.7392)
Muthaharo, P., Pitnizar, P., & Halimah, S. (2025). Penerapan project based learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas VC SD Negeri 13/I Muara Bulian dengan menggunakan metode tanya jawab. Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 7(1), 93–106. [https://doi.org/10.36088/islamika.v7i1.5475](https://doi.org/10.36088/islamika.v7i1.5475)
Nisa’, A. Z., Abdussakir, A., & Rofiki, I. (2023). Integration of Islamic values in mathematical modeling through model eliciting activities based learning. International Journal on Teaching and Learning Mathematics, 6(1). [https://doi.org/10.18860/ijtlm.v6i1.19686](https://doi.org/10.18860/ijtlm.v6i1.1968
Nurdianzah, E., Maarif, S., & Junaedi, M. (2024). Integration of Madrasah Diniyah Al-Furqon with formal education in developing students' religious character in the disruption era. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 10(1), 98–111.[https://doi.org/10.18784/smart.v10i1.2131](https://doi.org/10.18784/smart.v10i1.2131)
Nurfadila, H., Kurrahman, O. T., & Rusmana, D. (2024). Integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam konteks pendidikan nasional. Journal of Creative Student Research, 2(6), 158–168.[https://doi.org/10.55606/jcsr politama.v2i6.4618](https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i6.4618)
Rodiyah, S. K. (2022). Implementasi metode pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 1(1).[https://doi.org/10.55606/jurrafi.v1i1.1098](https://doi.org/10.55606/jurrafi.v1i1.1098)
Rusmin, L., Misrahayu, Y., Pongpalilu, F., Radiansyah, R., & Dwiyanto, D. (2024). Critical thinking and problem-solving skills in the 21st century. Deleted Journal, 1(5), 144–162. [https://doi.org/10.59613/svhy3576](https://doi.org/10.59613/svhy3576)
Saleh, M. (2013). Strategi pembelajaran fiqh dengan problem-based learning. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 14(1), 81–249. [https://doi.org/10.22373/jid.v14i1.497](https://doi.org/10.22373/jid.v14i1.497)
Salsabila, L., & Taufikin, T. (2024). Improving noble characters through learning Islamic religious education materials according to the perspective of Ibn Qayyim Al-Jauziyyah. International Journal of Social Science and Human Research, 7(1). [https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i01-10](https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i01-10)
Samol, A. (2024). Menuju kebangkitan karakter dan moral siswa. Conscientia, 3(1). [https://doi.org/10.60157/conscientia.v3i1.50](https://doi.org/10.60157/conscientia.v3i1.50)
Saskia, D. A., & Iryanti, S. S. (2024). Integrasi pendekatan model problem-based learning dalam kurikulum pendidikan Islam untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(1). [https://doi.org/10.46773/muaddib.v6i1.1109](https://doi.org/10.46773/muaddib.v6i1.1109)
Solichin, M. R., Hastomo, A. B., Mulyawan, M. F., Putra, M. W., & Fadhil, A. (2024). Integrasi teori konstruktivisme dalam pembelajaran PAI untuk membentuk karakter siswa SMA kelas XI fase F. Jurnal Sadewa, 3(1), 75–83. [https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i1.1445](https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i1.1445)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Dedi Arianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


