Model Pembelajaran Integratif Tentang Sistem Pencernaan Manusia Di MI

Authors

  • Siti Mastiyah STIT Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v3i2%20Desember.189

Keywords:

Model Pembelajaran Integratif, , Sistem Pencernaan

Abstract

Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Saluran pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ berturut-turut dimulai dari mulut (cavum oris), kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (colon), dan anus. Sistem pencernaan manusia dalam konteks bayani yaitu dijelaskan dalam Al-Qur’an surat  Al-A’raf :31. Dalam ayat tersebut dijelaskan Janganlah makan berlebih-lebihan karena selain terkesan rakus dan tidak ingat orang lain, juga tidak baik bagi kesehatan. Hal ini juga sesuai dengan prinsip ilmu gizi “makanlah sesuai dengan kebutuhan dan berhentilah sebelum kenyang. Observasi dilakukan di MIN Trimoharjo, Palembang melalui wawancara dengan ibu suripah, S.Pd.I . Sistem pencernaan di dalam konteks burhani mengaitkan antara realiitas alam, ataupun realita budaya. Sistem pencernaan dalam konteks irfani yaitu puasa dan kesehatan memiliki kaitan satu sama lain. Dari segi kesehatan, berpuasa bukan hanya sekadar aktivitas keagamaan yang wajib dilaksanakan setiap muslim. Namun, lebih dari itu, puasa merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.Selama menjalankan puasa, tubuh mengalami proses metabolisme. Artinya,  makanan diproses dalam sistem pencernaan untuk selanjutnya dikirim ke usus, kemudian makanan diubah wujudnya menjadi sari-sari makanan di usus kecil kemudian diserap oleh pembuluh darah dan dikirim keseluruh tubuh.

References

Bresnick, Stephen D. Intisari Biologi, Jakarta:Hipokrates,1996.

Eldon D. Enger, Concepts in Biology, Australia: Brooks/cole cengage learning, 2012

Erni, Diah ayu, Ilmubiologi, Jakarta: Erlangga: 2004.

Jumin, Hasan Basri,Sains dan Teknologi dalam Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012.

Saefullah, Aep, Kumpulan Fakta Sains Unik, Jogjakarta: Nusa Creativa, Cet. 1, 2014.

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah: Pean dan Kesan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati, 2008.

Star, Cecie & Christine A. Evers, Biology, Australia: Brooks/cole cengage learning, 2010.

Thayyib, M. Ibrahim, Haji Lalu,Keajaiban Sains Islam, Yogyakarta: Pinus Book Publisher, 2010.

.

Wirakusumah, Ema Pandi, Sehat Cara Al-Qur’an dan Hadis, Jakarta:PT. Mizan Publika, 2010.

Additional Files

Published

2021-12-28

How to Cite

Siti Mastiyah. (2021). Model Pembelajaran Integratif Tentang Sistem Pencernaan Manusia Di MI. Jurnal Idaaratul ’Ulum (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam), 3(2 Desember), 154–182. https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v3i2 Desember.189