Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Siswa
DOI:
https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v3i2%20Desember.179Keywords:
Manajemen Kelas,, Efektifitas PembelajaranAbstract
Sistem desentralisasi pendidikan di era sekarang ini memberikan peluang kepada setiap lembaga sekolah untuk meningkatkan kualitas mutu sekolah yaitu dengan mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sekolah sebagai lembaga pendidikan ikut merespon dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengupayakan kepada setiap guru untuk berkreasi meningkatkan manajemen kelas dengan tepat agar pembelajaran berjalan secara efisien dan efektif. Dengan alasan bahwa kelas merupakan media pertemuan segala komponen pendidikan serta ujung tombak dan juga basis pendidikan. Konsep Manajemen Kelas ini berusaha untuk memberikan penyelesaian terhadap masalah di kelas, yang cakupannya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi saja, akan tetapi mencakup beberapa hal yang menyeluruh untuk mengorganisasi kelas antara lain: pertama kegiatan akademik berupa perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Kedua kegiatan administratif yang mencakup kegiatan procedural dan organisasional seperti penataan ruangan, pengelompokan siswa dalam pembagian tugas, penegakan disiplin kelas, pengadaan tes, pengorganisasian kelas, pelaporan. Jadi konsep manajemen kelas adalah berusaha memberdayakan potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi edukatif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif.
References
Arikunto, Suharsimi. 1990.Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Djamarah, Saiful Bakhri. 2000. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: Rineka Cipta.
Mulyana, Dedy. 2001.Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial lainnya. Bandung: Remaja Rosydakarya.
Mulyasa. 2005. Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
------------ 2004. Manajemen Berbasis Sekolah Konsep Strategi dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosydakarya.
Nawawi, Hadari. 1989. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas Sebagai Lembaga Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pidarta, Made. _____ Pengelolaan Kelas. Surabaya: Usaha Nasional
Pius A.P., Dahlan Barry. 1995. KamusIlmiahPopuler. Surabaya: Arkola.
Qomar, Mujamil. 2002. Meniti Jalan Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Riyanto, Theo. 2002. Pembelajaran Sebagai Suatu Bimbingan Pribadi, Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Cet II.
Rohani, Ahmad dan Abu Ahmadi. 1991. Pedoman Penyelenggaraan Administrasi Pendidikan Sekolah. Jakarta: Bumi Akasara.
UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Citra Umbara.
Semiawan, Cony, 1992. Pendekatan Ketrampilan Proses, Bagaimana Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar. Jakarta: Grasindo.
Sudirman. 1991. Ilmu Pendidikan:Kurikulum, Program pengajaran, Efek Intruksional dan pengiring, CBSA, Metode mengajar, Media pendidikan, Pengelolaan kelas dan Evaluasi hasil belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sudjana, Nana. 1989. CBSA Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Syafaruddin. 2002. Manajemen Mutu Terpadu Dalam Pendidikan, Konsep Strategi dan Aplikasi. Jakarta: Grasindo.
Usman, Mohammad Uzer. 1995.Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Wijaya, Cece. 1994. Kemampuan Dasar Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. cet.IV.
www.pikiran-rakyat.com/cetak/0803/14/03x2.htm.
---------------. 1985. SeniMengelolaKelas.(di sadurdari Michael Marland “Craft of the Classroom”. Semarang: Dahara Prize.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2021 Agus Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


